Lompat ke isi utama
Logo Yayasan Pupuk Kaltim Yayasan Pupuk Kaltim Pelopor Sekolah Umum Religius
Kegiatan Unit

Awali Hari dengan Ibadah, SD 2 Yayasan Pupuk Kaltim Bangun Karakter Siswa Sejak Pagi

Moh. Bahri, S.Pd.Si., M.Pd. • • 33 kali dibaca • SD 2 YPK
Awali Hari dengan Ibadah, SD 2 Yayasan Pupuk Kaltim Bangun Karakter Siswa Sejak Pagi

BONTANG — Pagi di SD 2 Yayasan Pupuk Kaltim tidak sekadar menjadi awal dimulainya aktivitas belajar. Sejak sebelum pembelajaran berlangsung, para siswa terlebih dahulu diajak membangun kesiapan diri melalui pembiasaan keagamaan yang menjadi bagian dari budaya sekolah.

Kegiatan diawali dengan pembiasaan berwudhu bagi siswa Muslim. Dengan tertib, siswa menuju tempat wudhu dan mengikuti setiap tahapan yang dipandu oleh bapak dan ibu guru. Pendampingan tersebut bukan hanya memastikan tata cara berwudhu dilakukan dengan benar, tetapi juga menjadi kesempatan bagi guru untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kebersihan, dan ketertiban kepada peserta didik.

Usai berwudhu, siswa Muslim melanjutkan kegiatan dengan salat Dhuha secara bersama-sama. Suasana pagi yang sebelumnya dipenuhi aktivitas siswa berubah menjadi lebih khidmat ketika mereka melaksanakan ibadah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mengaji bersama, menciptakan suasana religius sebelum siswa kembali mengikuti kegiatan pembelajaran.

Di sisi lain, siswa non-Muslim juga mendapatkan ruang untuk menjalankan pembiasaan keagamaan sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing. Mereka mengikuti doa-doa pagi dengan pendampingan guru. Pembiasaan ini menjadi wujud komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang menghargai keberagaman sekaligus memberikan ruang bagi setiap siswa untuk menjalankan nilai-nilai keagamaannya.

Kepala SD 2 Yayasan Pupuk Kaltim, Sri Rahayu, S.Pd., menempatkan pembiasaan tersebut sebagai bagian penting dalam pendidikan karakter. Sekolah tidak hanya berupaya mengembangkan kemampuan akademik siswa, tetapi juga membangun kebiasaan baik yang diharapkan tumbuh menjadi karakter dalam kehidupan sehari-hari.

Peran bapak dan ibu guru menjadi kunci dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Dengan mendampingi dan memberikan contoh secara langsung, guru hadir sebagai teladan sekaligus pengarah bagi siswa dalam membangun kebiasaan positif.

Rangkaian kegiatan keagamaan di pagi hari menjadi fondasi sebelum siswa memasuki ruang-ruang pembelajaran. Setelah berdoa, beribadah, dan mengaji, mereka kembali ke kelas dengan semangat untuk belajar dan mengembangkan potensi masing-masing.

Melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, SD 2 Yayasan Pupuk Kaltim terus menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, akhlak, dan nilai-nilai spiritual.

Sebab, bagi sekolah, pendidikan sejatinya bukan hanya tentang bagaimana siswa menjadi pintar, tetapi juga bagaimana mereka tumbuh menjadi pribadi yang baik, berkarakter, dan mampu membawa nilai-nilai positif dalam kehidupan.

Moh. Bahri, S.Pd.Si., M.Pd. Administrator Sistem

Seorang hamba Allah SWT yang senantiasa berupaya menjadi kholifah (pengelola) di bumi ini, termasuk pengelola website ini. Bismillahirrahamanirrahim

Tulisan lainnya
Hubungi kami