Dari Seluruh Insan YPK untuk Korban Gempa Bumi NTT, Rp107 Juta Kepedulian Disalurkan pada Masyarakat Terdampak
BONTANG — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalir dari Bontang melalui gerakan YPK Peduli NTT. Sebanyak Rp107.092.443 dana kepedulian berhasil dihimpun dari sumbangan sukarela insan Yayasan Pupuk Kaltim (YPK) dan seluruhnya telah disalurkan untuk membantu masyarakat serta keluarga yang terdampak langsung.
Dana tersebut merupakan wujud gotong royong seluruh keluarga besar YPK. Sumbangan secara sukarela dan penuh kepedulian dihimpun dari siswa, guru, dan karyawan di seluruh unit pendidikan dan lingkungan kerja YPK, mulai dari KB/TK, SLB, SD 1, SD 2, SMP, SMA, hingga Kantor Yayasan Pupuk Kaltim.
Besarnya dana yang terkumpul menjadi gambaran bahwa kepedulian terhadap sesama tumbuh dari berbagai lapisan keluarga besar YPK. Setiap sumbangan, berapa pun nilainya, dihimpun menjadi satu kekuatan solidaritas untuk membantu mereka yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.
Gerakan tersebut hadir di tengah proses pemulihan masyarakat NTT yang masih berlangsung. Laporan NU Online pada September 2026 menyebutkan, setelah gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, sebagian masyarakat masih bertahan di posko maupun tenda mandiri. Di Kabupaten Ngada, sejumlah sekolah yang terdampak juga masih menggunakan tenda darurat untuk kegiatan pembelajaran. Laporan NU Online tentang NU Peduli NTT di Ngada
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa proses pemulihan membutuhkan dukungan dan solidaritas dari berbagai pihak. Kebutuhan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan bantuan dasar, tetapi juga keberlangsungan pendidikan dan kehidupan keluarga yang terdampak.
Dari Kepedulian Insan YPK Menjadi Bantuan
Berdasarkan catatan Dana YPK Peduli, saldo awal yang tersedia mencapai Rp107.092.443.
Pada 18 September 2026, penyaluran dilakukan melalui sejumlah lembaga. Sebesar Rp19.112.430 disalurkan melalui Lembaga UAR NTT, kemudian Rp25.000.000 melalui Lembaga GUPRES, Rp25.000.013 melalui Lembaga LAZISMU, serta Rp25.000.000 melalui Lembaga LAZISNU.Infaq.
Total penyaluran pada 18 September mencapai Rp94.112.443, menyisakan saldo Rp12.980.000.
Kepedulian kemudian diteruskan melalui keluarga besar YPK yang terdampak langsung. Pada 21 September 2026, sebesar Rp6.000.000 disalurkan melalui Clarieza Maria Melly, guru SD 1 YPK, untuk membantu keluarga yang terkena dampak langsung bencana.
Selanjutnya, pada 25 September 2026, sisa dana sebesar Rp6.980.000 disalurkan melalui Lucia Susi Eliyanti, guru SMP YPK, untuk membantu keluarga yang juga terdampak langsung.
Dengan penyaluran terakhir tersebut, seluruh Dana YPK Peduli sebesar Rp107.092.443 telah tersalurkan, dengan saldo akhir tercatat Rp0.
Gotong Royong yang Melampaui Batas Unit
YPK Peduli NTT memperlihatkan bahwa kepedulian tidak mengenal batas unit, jenjang pendidikan, maupun peran. Siswa ikut mengambil bagian. Guru dan karyawan turut menyisihkan sebagian yang dimiliki. Dari KB/TK hingga SMA, dari SLB hingga Kantor YPK, seluruhnya menjadi bagian dari satu gerakan kemanusiaan.
Semangat tersebut menjadikan YPK Peduli NTT bukan sekadar kegiatan pengumpulan dana, melainkan sebuah pembelajaran sosial yang hidup. Para siswa dapat melihat secara langsung bagaimana nilai kepedulian, empati, gotong royong, dan berbagi diwujudkan dalam tindakan nyata.
Bagi lingkungan pendidikan, pengalaman tersebut memiliki makna yang lebih luas. Pendidikan karakter tidak hanya berlangsung melalui materi pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga melalui keteladanan dan keterlibatan dalam persoalan kemanusiaan.
Kepedulian yang Dipertanggungjawabkan
Selain menjadi wujud solidaritas, penyaluran Dana YPK Peduli juga menunjukkan komitmen terhadap pengelolaan dana kepedulian secara bertanggung jawab. Setiap penyaluran dicatat hingga seluruh dana yang dihimpun tersalurkan.
Dari saldo awal Rp107.092.443, dana disalurkan melalui sejumlah lembaga serta melalui keluarga besar YPK yang terdampak langsung. Setelah penyaluran terakhir pada 25 September 2026, saldo Dana YPK Peduli tercatat nihil.
Bagi Yayasan Pupuk Kaltim, kepedulian sosial merupakan bagian dari semangat pendidikan yang terus ditumbuhkan dalam keluarga besar YPK. Apa yang dihimpun bersama kemudian dikembalikan dalam bentuk manfaat bagi mereka yang membutuhkan.
Dari siswa, guru, dan karyawan; dari KB/TK, SLB, SD 1, SD 2, SMP, SMA hingga Kantor YPK, kepedulian itu disatukan menjadi satu gerakan. Dari Bontang untuk NTT, YPK Peduli hadir dengan semangat sederhana: berbagi apa yang dimiliki untuk menguatkan mereka yang sedang menghadapi masa sulit.
Seorang hamba Allah SWT yang senantiasa berupaya menjadi kholifah (pengelola) di bumi ini, termasuk pengelola website ini. Bismillahirrahamanirrahim
Tulisan lainnya


