Membuat Anak Ingin Datang Lebih Pagi, Inovasi Numerasi SD-2 YPK Jadi Ruang Belajar Favorit
BONTANG — Pagi belum sepenuhnya ramai ketika sejumlah siswa SD-2 Yayasan Pupuk Kaltim sudah berada di sekolah. Mereka datang lebih awal dengan satu tujuan sederhana: ingin bermain lebih lama sebelum kegiatan pembelajaran dimulai.
Namun, permainan yang mereka nikmati ternyata membawa mereka pada pengalaman belajar yang tidak kalah penting. Melalui Smart Numeracy Park, anak-anak dapat bermain sekaligus berinteraksi dengan berbagai konsep numerasi secara langsung, menyenangkan, dan bermakna.
Fenomena siswa yang sengaja datang lebih pagi untuk memanfaatkan Smart Numeracy Park menjadi gambaran bahwa ruang belajar yang dirancang sesuai dengan dunia anak mampu menumbuhkan ketertarikan belajar secara alami. Tidak ada kesan bahwa mereka sedang “dipaksa” belajar matematika. Mereka bermain, bereksplorasi, mencoba, menghitung, membandingkan, dan menemukan berbagai konsep melalui aktivitas yang mereka sukai.
Smart Numeracy Park merupakan salah satu inovasi SD-2 Yayasan Pupuk Kaltim dalam menghadirkan pembelajaran numerasi yang tidak terbatas pada ruang kelas. Taman tersebut dikembangkan sebagai ruang belajar terbuka yang memungkinkan peserta didik memahami numerasi melalui pengalaman nyata dan aktivitas yang dekat dengan keseharian mereka.
Kepala SD-2 Yayasan Pupuk Kaltim, Sri Rahayu, S.Pd., menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang mampu membuat anak merasa nyaman sekaligus tertantang untuk mengeksplorasi pengetahuan.
Melalui Smart Numeracy Park, pembelajaran dibangun dengan pendekatan Joyful, Meaningful, dan Mindful.
Joyful menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan. Anak-anak diberi ruang untuk bergerak, bermain, mencoba, dan berinteraksi tanpa kehilangan substansi pembelajaran.
Meaningful membuat konsep numerasi tidak berhenti pada angka dan operasi hitung. Anak diajak menghubungkan apa yang dipelajari dengan situasi nyata di sekeliling mereka.
Sementara Mindful mendorong peserta didik untuk belajar secara sadar, fokus, teliti, dan mampu menemukan makna dari setiap aktivitas yang dilakukan.
Pendekatan tersebut menjadikan Smart Numeracy Park lebih dari sekadar fasilitas bermain. Setiap aktivitas dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berpikir logis, memecahkan masalah, mengenali pola, mengukur, membandingkan, memperkirakan, sekaligus membangun kemampuan bekerja sama dengan teman.
Yang menarik, proses tersebut berlangsung secara natural. Anak-anak datang karena ingin bermain, tetapi dari permainan itulah proses belajar berlangsung.
“Datang pagi-pagi supaya bisa bermain dulu sebelum kegiatan,” menjadi cerita sederhana yang justru memperlihatkan keberhasilan sebuah lingkungan belajar: ketika anak memiliki keinginan untuk datang ke sekolah bahkan sebelum pembelajaran formal dimulai.
Bagi SD-2 Yayasan Pupuk Kaltim, kondisi tersebut menjadi energi untuk terus mengembangkan pembelajaran yang inovatif dan berpihak pada kebutuhan peserta didik. Sekolah tidak hanya menyediakan materi pembelajaran, tetapi juga menciptakan ekosistem yang membuat anak ingin belajar.
Smart Numeracy Park sekaligus memperkuat komitmen Yayasan Pupuk Kaltim dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif, kreatif, dan relevan dengan perkembangan peserta didik.
Di taman ini, numerasi tidak lagi hadir sebagai angka-angka yang harus dihafalkan. Numerasi hadir melalui permainan, gerak, rasa ingin tahu, interaksi, dan pengalaman.
Sebab, ketika anak datang lebih pagi hanya karena ingin bermain, lalu pulang membawa pengalaman belajar baru, sekolah telah menemukan salah satu cara paling sederhana untuk membuat pembelajaran menjadi sesuatu yang mereka nantikan.
Seorang hamba Allah SWT yang senantiasa berupaya menjadi kholifah (pengelola) di bumi ini, termasuk pengelola website ini. Bismillahirrahamanirrahim
Tulisan lainnya


