Pembiasaan Pagi di SMA Yayasan Pupuk Kaltim, Awali Hari dengan Kegiatan Keagamaan
BONTANG – SMA Yayasan Pupuk Kaltim terus membangun karakter peserta didik melalui pembiasaan positif yang dilaksanakan secara rutin setiap pagi. Salah satu kegiatan tersebut adalah pembiasaan pagi berupa kegiatan keagamaan yang berlangsung setiap pukul 07.00 hingga 07.30 sebelum kegiatan pembelajaran dimulai.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa SMA Yayasan Pupuk Kaltim dengan tetap memberikan ruang bagi setiap peserta didik untuk menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing. Melalui kegiatan tersebut, sekolah berupaya membangun suasana pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, dan nilai-nilai spiritual.
Bagi siswa Muslim, kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Dhuha secara berjamaah. Siswa mengikuti salat dengan tertib dan khusyuk sesuai dengan arahan guru pendamping. Setelah salat Dhuha, kegiatan dilanjutkan dengan mengaji bersama. Pembiasaan ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur'an sekaligus membentuk kebiasaan beribadah sebelum memulai aktivitas pembelajaran.
Sementara itu, siswa yang beragama non-Muslim melaksanakan kegiatan doa bersama di ruang agama yang telah disediakan oleh sekolah. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mengawali aktivitas belajar dengan doa dan refleksi sesuai dengan agama masing-masing.
Kepala SMA Yayasan Pupuk Kaltim, Budiriyanto, M.Pd., mengatakan bahwa pembiasaan pagi merupakan bagian penting dalam proses pendidikan karakter di sekolah.
“Pembiasaan ini kami lakukan agar siswa tidak hanya datang ke sekolah untuk belajar secara akademik, tetapi juga membangun kebiasaan baik, kedisiplinan, dan karakter melalui kegiatan keagamaan,” ujarnya.
Kegiatan keagamaan selama 30 menit tersebut menjadi bagian dari budaya sekolah yang dilaksanakan secara konsisten. Setelah kegiatan selesai pada pukul 07.30, seluruh siswa kemudian mengikuti proses pembelajaran sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Kepala Bidang Akademik Yayasan Pupuk Kaltim, Sinto, S.Pd., turut mendukung pelaksanaan pembiasaan tersebut. Menurutnya, pembentukan karakter harus dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan sederhana yang dilakukan secara rutin.
Dengan adanya pembiasaan pagi ini, SMA Yayasan Pupuk Kaltim terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang religius, disiplin, dan harmonis. Perbedaan agama tidak menjadi penghalang, tetapi menjadi bagian dari pembelajaran untuk saling menghormati dan menghargai dalam kehidupan bersama di lingkungan sekolah.
Seorang hamba Allah SWT yang senantiasa berupaya menjadi kholifah (pengelola) di bumi ini, termasuk pengelola website ini. Bismillahirrahamanirrahim
Tulisan lainnya


