Lompat ke isi utama
Logo Yayasan Pupuk Kaltim Yayasan Pupuk Kaltim Pelopor Sekolah Umum Religius
Kegiatan Unit

Serbu SD 1 YPK Dorong Guru Berkarya, Perkuat Budaya Literasi melalui Diseminasi Menulis

Moh. Bahri, S.Pd.Si., M.Pd. • • 24 kali dibaca • SD 1 YPK
Serbu SD 1 YPK Dorong Guru Berkarya, Perkuat Budaya Literasi melalui Diseminasi Menulis

BONTANG – Penguatan budaya literasi di lingkungan sekolah tidak hanya ditujukan kepada peserta didik, tetapi juga dimulai dari para pendidik. Semangat tersebut menjadi bagian dari kegiatan Serbu SD 1 Yayasan Pupuk Kaltim (YPK) melalui diseminasi literasi yang dilaksanakan pada Kamis, 1 Oktober 2026, setelah kegiatan pembelajaran di kelas selesai.

Kegiatan diseminasi literasi menghadirkan Pak Yoga dan Bu Muna sebagai pemateri. Keduanya memberikan penguatan kepada guru SD 1 YPK mengenai pentingnya literasi sekaligus mendorong guru untuk menghasilkan karya tulis.

Dalam kegiatan tersebut, para guru diarahkan untuk membuat cerita sebagai bentuk praktik literasi. Cerita yang dihasilkan tidak berhenti sebagai tugas pribadi, tetapi akan dihimpun dan direncanakan untuk dibukukan menjadi karya bersama guru SD 1 YPK.

Kaur Humas SD 1 YPK, Rani Afriyani, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang bagi guru untuk mengembangkan kemampuan literasi sekaligus menuangkan pengalaman dan gagasan melalui tulisan.

“Literasi bukan hanya tentang membaca, tetapi juga bagaimana kita mampu menuangkan gagasan dan pengalaman menjadi sebuah karya. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong guru untuk berani menulis dan menghasilkan karya yang dapat dibaca serta memberikan manfaat bagi orang lain,” ujarnya.

Menurut Rani, rencana pembukuan karya guru menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap proses kreatif yang dilakukan para pendidik. Karya tersebut diharapkan tidak hanya menjadi dokumentasi, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan dan budaya literasi di SD 1 YPK.

Sementara itu, Kepala SD 1 YPK, Dinna Devi Lastina, S.Pd., menyampaikan bahwa penguatan literasi perlu dibangun melalui keteladanan. Guru yang terbiasa membaca, menulis, dan berkarya diharapkan dapat menumbuhkan budaya serupa di kalangan peserta didik.

“Guru memiliki peran penting dalam membangun budaya literasi di sekolah. Ketika guru mau membaca, menulis, dan menghasilkan karya, anak-anak juga akan melihat bahwa literasi adalah bagian dari kehidupan dan proses belajar,” tutur Dinna.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan menulis di kalangan guru SD 1 YPK secara berkelanjutan.

“Harapannya, kegiatan ini tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Guru dapat terus mengembangkan kemampuan menulis dan menjadikan pengalaman mengajar sebagai sumber inspirasi untuk menghasilkan karya,” tambahnya.

Melalui kegiatan Serbu, SD 1 YPK terus mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga pada pengembangan kompetensi guru dan budaya berkarya.

Rencana pembukuan karya para guru menjadi salah satu wujud nyata bahwa literasi dapat tumbuh dari lingkungan sekolah, dimulai dari pendidik yang membaca, berpikir, menulis, dan berbagi gagasan melalui karya.

Moh. Bahri, S.Pd.Si., M.Pd. Administrator Sistem

Seorang hamba Allah SWT yang senantiasa berupaya menjadi kholifah (pengelola) di bumi ini, termasuk pengelola website ini. Bismillahirrahamanirrahim

Tulisan lainnya
Hubungi kami