SMP Negeri 1 Sangatta Utara Pilih SMP YPK sebagai Lokasi Studi Tiru Pengelolaan OSIS
BONTANG — SMP YPK Bontang menjadi tujuan kunjungan studi tiru Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMP Negeri 1 Sangatta Utara. Kunjungan yang dijadwalkan pada Selasa, 29 September 2026, tersebut menjadi momentum bagi kedua sekolah untuk berbagi wawasan dan praktik baik dalam pengelolaan organisasi peserta didik.
Kunjungan berlangsung di SMP YPK Bontang mulai pukul 08.30 hingga 10.30 WITA, dengan rombongan sebanyak 50 peserta dari SMP Negeri 1 Sangatta Utara.
Melalui surat resmi bernomor B-400.3.5/2309/SMPN.1.SU tertanggal 9 September 2026, SMP Negeri 1 Sangatta Utara menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan wawasan, pengalaman, serta kemampuan kepemimpinan dan pengelolaan organisasi peserta didik, khususnya dalam pelaksanaan program kerja OSIS.
Pemilihan SMP YPK sebagai lokasi studi tiru menjadi ruang bagi rombongan untuk melihat secara langsung praktik pengelolaan organisasi siswa, sekaligus memperoleh inspirasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik SMP Negeri 1 Sangatta Utara.
Kepala SMP YPK, Perma Bakti, M.Pd., menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, studi tiru antarsekolah merupakan kesempatan untuk saling belajar dan memperkuat kualitas pembinaan peserta didik.
“Kami menyambut baik kunjungan dari SMP Negeri 1 Sangatta Utara. Bagi kami, ini bukan hanya tentang sekolah lain belajar ke SMP YPK, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kami untuk saling berbagi pengalaman. Setiap sekolah tentu memiliki praktik baik yang bisa saling menguatkan,” ujar Perma Bakti.
Ia menambahkan, organisasi siswa memiliki peran penting dalam melatih peserta didik untuk belajar bertanggung jawab dan mengembangkan kemampuan kepemimpinan sejak dini.
“OSIS merupakan ruang pembelajaran yang sangat baik bagi siswa. Mereka belajar merencanakan kegiatan, bekerja sama, berkomunikasi, mengambil keputusan, sekaligus mempertanggungjawabkan apa yang sudah mereka lakukan. Kemampuan seperti ini akan menjadi bekal penting bagi mereka di masa depan,” lanjutnya.
Belajar dari Praktik Baik
Studi tiru tidak hanya diarahkan pada pengamatan kegiatan OSIS, tetapi juga menjadi ruang pertukaran pengalaman mengenai pengelolaan organisasi, pelaksanaan program kerja, dan pengembangan kepemimpinan siswa.
Melalui pertemuan antarsekolah, siswa maupun pendamping dapat saling berbagi pengalaman mengenai bagaimana OSIS merancang kegiatan, membangun kerja sama, menjalankan tanggung jawab, serta mengevaluasi program yang telah dilaksanakan.
Bagi SMP YPK, kunjungan tersebut menjadi sebuah kepercayaan sekaligus kesempatan untuk berbagi pengalaman pengelolaan organisasi peserta didik dengan sekolah lain.
Lebih dari sekadar kunjungan, kegiatan studi tiru menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran yang mempertemukan praktik baik antarsatuan pendidikan. Pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat menjadi referensi bagi SMP Negeri 1 Sangatta Utara dalam mengembangkan program OSIS dan membentuk kepemimpinan peserta didik yang lebih aktif, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama.
Kunjungan ini juga memperlihatkan bahwa pengembangan kepemimpinan siswa tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran di dalam kelas. Organisasi sekolah menjadi ruang nyata bagi peserta didik untuk belajar mengambil keputusan, mengelola kegiatan, berkomunikasi, bekerja dalam tim, dan bertanggung jawab terhadap amanah yang diberikan.
Melalui penerimaan kunjungan studi tiru tersebut, SMP YPK Bontang turut mengambil peran dalam berbagi praktik baik pendidikan, khususnya dalam pengembangan organisasi dan kepemimpinan peserta didik.
Pertukaran pengalaman antarsekolah diharapkan tidak berhenti pada kegiatan kunjungan, tetapi berlanjut menjadi inspirasi bagi pengembangan OSIS di kedua sekolah serta memperkuat budaya belajar dan berbagi praktik baik di lingkungan pendidikan.
Seorang hamba Allah SWT yang senantiasa berupaya menjadi kholifah (pengelola) di bumi ini, termasuk pengelola website ini. Bismillahirrahamanirrahim
Tulisan lainnya


