YPK Siapkan Tradisi Al-Qur’an yang Berkelanjutan, dari Tasmi’ hingga Wisuda Al-Qur’an
BONTANG — Di balik setiap anak yang mampu membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an dengan baik, ada proses panjang yang membutuhkan pembinaan, pendampingan, dan sistem pendidikan yang terarah. Yayasan Pupuk Kaltim (YPK) terus membangun proses tersebut agar pendidikan Al-Qur’an tidak berhenti di ruang kelas, tetapi tumbuh menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan peserta didik.
Upaya itu kembali diperkuat melalui diskusi pengembangan program Al-Qur’an yang digelar Jumat, 11 September 2026, di Ruang Rapat YPK. Pertemuan yang dimulai pukul 08.30 WITA hingga selesai tersebut membahas pelaksanaan Tasmi’, Munaqosah, Khotmil Qur’an, hingga Wisuda Al-Qur’an di lingkungan YPK.
Forum ini menjadi ruang untuk menyatukan gagasan para pendidik dan pengelola program Al-Qur’an mengenai bagaimana pembinaan Al-Qur’an di seluruh satuan pendidikan YPK dapat dikembangkan secara lebih terarah, berjenjang, dan berkelanjutan.
Hadir dalam diskusi tersebut Ustaz Miftahul Alim, Ustaz Masduqi, Ustaz Suripto, Muzayyanah, Nurul Inayah, Ustaz Unwanul Ardi, dan Ustaz Habibu Rahman.
Pembahasan Tasmi’, Munaqosah, Khotmil Qur’an, dan Wisuda Al-Qur’an tidak sekadar diarahkan sebagai rangkaian kegiatan keagamaan atau seremoni. Lebih dari itu, program tersebut diharapkan menjadi bagian dari perjalanan pendidikan peserta didik dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an.
Tasmi’ dapat menjadi ruang bagi peserta didik untuk menunjukkan capaian hafalannya. Munaqosah menjadi bagian dari proses evaluasi dan penguatan kemampuan. Sementara Khotmil Qur’an dan Wisuda Al-Qur’an dapat menjadi momentum apresiasi atas proses belajar yang telah mereka jalani.
Dengan demikian, setiap tahapan memiliki makna pendidikan: ada proses belajar, ada evaluasi, ada apresiasi, dan ada motivasi untuk melanjutkan pembelajaran Al-Qur’an ke tahap berikutnya.
Kabid Akademik YPK Sinto, S.Pd., melalui forum tersebut mendorong adanya pembahasan bersama agar program Al-Qur’an di lingkungan YPK dapat memiliki arah yang semakin jelas dan terkoordinasi.
Langkah ini sekaligus memperkuat identitas Yayasan Pupuk Kaltim sebagai Pelopor Sekolah Umum Religius. YPK tidak hanya berupaya menghadirkan peserta didik yang unggul secara akademik, tetapi juga membangun generasi yang memiliki karakter, akhlak, dan fondasi spiritual yang kuat.
Bagi YPK, pendidikan Al-Qur’an merupakan bagian penting dari ikhtiar membentuk manusia seutuhnya. Karena itu, pembiasaan membaca, menghafal, memahami, dan mencintai Al-Qur’an perlu dibangun secara konsisten sejak jenjang pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.
Dari ruang-ruang belajar itulah diharapkan lahir generasi YPK yang tidak hanya mampu meraih prestasi, tetapi juga menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam bersikap dan menjalani kehidupan.
Penguatan program ini menjadi salah satu langkah YPK untuk memastikan semangat sebagai Pelopor Sekolah Umum Religius tidak berhenti sebagai identitas, melainkan hadir nyata dalam pengalaman pendidikan setiap peserta didik.
Dengan demikian diharapkan nantinya muncul generasi penerus bangsa yang mampu memimpin negara ini menuju peradaban dunia yang unggul dan berlandaskan AlQuran.
Seorang hamba Allah SWT yang senantiasa berupaya menjadi kholifah (pengelola) di bumi ini, termasuk pengelola website ini. Bismillahirrahamanirrahim
Tulisan lainnya


