Virtual Optics Laboratory
Eksplorasi Cahaya dan Alat Optik secara Interaktif.
Ubah parameter percobaan, hitung posisi dan perbesaran bayangan, lalu amati lintasan sinar pada cermin, lensa, lup, mikroskop, serta teropong.
🪞 Cermin cekung & cembung🔍 Lensa cembung & cekung🔎 Lup🔬 Mikroskop🔭 Teropong
✨
Pemantulan Cahaya pada Cermin
Simulasi cermin cekung dan cermin cembung menggunakan persamaan cermin sferis.
1/f = 1/s + 1/s′ • M = −s′/s
Cermin cekung menggunakan f positif, cermin cembung f negatif. s′ positif menyatakan bayangan nyata, sedangkan s′ negatif menyatakan bayangan maya.
Diagram Sinar Cermin
Sinar sejajar dipantulkan melalui/berasal dari fokusGaris putus-putus = perpanjangan sinar maya
Pembiasan Cahaya pada Lensa
Simulasi lensa cembung dan lensa cekung menggunakan persamaan lensa tipis.
1/f = 1/s + 1/s′ • M = −s′/s
Lensa cembung memiliki f positif dan lensa cekung f negatif. Bayangan maya divisualisasikan dengan perpanjangan sinar putus-putus.
Diagram Sinar Lensa
Sinar sejajar → fokusSinar melalui pusat optik → diteruskan lurus
Simulasi Lup
Perbesaran sudut lup untuk mata tidak berakomodasi dan akomodasi maksimum.
M∞ = Sn/f • MSn = 1 + Sn/f
Lup menggunakan lensa cembung. Bayangan akhir bersifat maya, tegak, dan diperbesar.
Pembentukan Bayangan pada Lup
Mata rileks: bayangan di tak hinggaAkomodasi maksimum: bayangan di titik dekat
Simulasi Mikroskop Majemuk
Hitung perbesaran objektif, okuler, dan perbesaran total mikroskop.
M = Mobj × Mok
Objektif menghasilkan bayangan nyata, terbalik, dan diperbesar. Okuler kemudian bertindak sebagai lup.
Pembentukan Bayangan pada Mikroskop
Objektif → bayangan antara nyataOkuler → bayangan akhir maya
Simulasi Teropong Bintang
Teropong astronomi Kepler pada pengaturan normal.
M = fₒ/fₑ • L = fₒ + fₑ
Objek dianggap sangat jauh sehingga sinar yang datang ke objektif hampir sejajar. Bayangan akhir teropong bintang bersifat maya dan terbalik.
Pembentukan Bayangan pada Teropong
Objektif membentuk bayangan antaraOkuler menghasilkan sinar keluar sejajar