Biologi Sel · Sistem Reproduksi Manusia

Momen sebuah sperma bertemu ovum, dan kehidupan baru dimulai.

Fertilisasi adalah peleburan sel kelamin jantan (spermatozoa) dan sel kelamin betina (ovum) menjadi satu sel diploid: zigot. Jelajahi struktur kedua sel gamet, tahap-tahap penembusan lapisan pelindung ovum, hingga nasib berbeda dari DNA inti dan DNA mitokondria.

Gulir untuk memulai simulasi
Simulasi Interaktif

Lima tahap fertilisasi, selangkah demi selangkah.

Tekan salah satu tahap di bawah untuk menggerakkan spermatozoa menembus lapisan-lapisan pelindung ovum, hingga peleburan pronukleus membentuk zigot.

Nukleus ovum (metafase II) Zigot diploid (2n = 46) Pronukleus jantan
Catatan penting: Mitokondria sperma yang ikut masuk umumnya dihancurkan setelah fertilisasi. Seluruh DNA mitokondria zigot berasal murni dari ovum (ibu).
01

Kontak & Pengikatan Korona Radiata

Ratusan juta spermatozoa berenang menuju ovum, namun hanya sedikit yang mencapai korona radiata — lapisan sel folikel yang menyelubungi ovum. Enzim hialuronidase pada permukaan kepala sperma mulai mencerna asam hialuronat yang merekatkan sel-sel korona.

Anatomi Gamet Jantan

Bagian-bagian spermatozoa.

Setiap bagian sperma dirancang untuk satu tujuan tunggal: mengantarkan materi genetik haploid ke ovum secepat dan seefisien mungkin.

Ekor (flagellum) Leher Bagian tengah (mitokondria) Nukleus (DNA haploid) Akrosom (enzim)

AKROSOM

Vesikel di ujung kepala berisi enzim hidrolitik (hialuronidase & akrosin) yang mencerna korona radiata dan zona pelusida saat reaksi akrosom.

NUKLEUS

Mengandung DNA haploid (23 kromosom) yang sangat terkondensasi — separuh materi genetik calon individu baru.

LEHER

Berisi sentriol proksimal & distal yang menjadi titik awal pembentukan aksonema ekor dan berperan penting saat pembelahan zigot pertama.

BAGIAN TENGAH (MIDPIECE)

Mitokondria tersusun spiral mengelilingi aksonema, menghasilkan ATP untuk pergerakan ekor. Mitokondria ini umumnya terdegradasi setelah fertilisasi.

EKOR (FLAGELLUM)

Struktur aksonema 9+2 mikrotubulus yang bergerak melecut, mendorong sperma berenang menembus saluran reproduksi wanita.

Anatomi Gamet Betina

Lapisan pelindung ovum, dari luar ke dalam.

Ovum dikelilingi beberapa lapisan pelindung berlapis yang menyaring sperma mana yang boleh masuk — sekaligus mencegah lebih dari satu sperma membuahi (polispermia).

KORONA RADIATA

Lapisan terluar berupa sel-sel folikel sisa ovulasi, terikat oleh asam hialuronat. Dicerna oleh hialuronidase sperma pada kontak awal.

ZONA PELUSIDA

Lapisan glikoprotein (ZP1, ZP2, ZP3) tebal & transparan. ZP3 berfungsi sebagai reseptor spesifik-spesies yang mengikat kepala sperma dan memicu reaksi akrosom.

RUANG PERIVITELIN & MEMBRAN PLASMA (OOLEMA)

Ruang sempit sebelum membran plasma ovum. Fusi membran sperma-oolema memicu reaksi kortikal yang mengeraskan zona pelusida, mencegah polispermia.

SITOPLASMA (OOPLASMA)

Kaya granula kortikal dan ratusan ribu mitokondria — seluruhnya akan menjadi mitokondria zigot, membawa DNA mitokondria warisan ibu.

NUKLEUS

Sebelum fertilisasi, ovum berhenti pada metafase meiosis II. Fertilisasi memicu penyelesaian meiosis II dan pelepasan badan polar kedua.

Korona radiata Zona pelusida Oolema (membran plasma) Sitoplasma + mitokondria Nukleus
Genetika Zigot

Dua jenis DNA, dua pola pewarisan berbeda.

Begitu pronukleus melebur, zigot menyimpan dua "arsip" DNA yang diwariskan dengan cara sangat berbeda.

DNA Inti (Nuklear)

Terletak di dalam nukleus, berbentuk linear tersusun dalam kromosom. Sperma menyumbang 23 kromosom haploid, ovum menyumbang 23 kromosom haploid. Peleburan pronukleus menghasilkan 46 kromosom (diploid) — pewarisan biparental, setengah dari ayah dan setengah dari ibu.

Sperma · 23 kr.+ Ovum · 23 kr. →Zigot · 46 kr.

DNA Mitokondria (mtDNA)

Molekul sirkular kecil (± 16.500 pasang basa pada manusia) di dalam mitokondria. Karena mitokondria sperma yang masuk umumnya ditandai & dihancurkan pasca-fertilisasi, seluruh mtDNA zigot berasal murni dari ovum — pewarisan maternal (garis ibu).

Mito. sperma✕ Mito. ovum · ribuan salinan →Zigot · 100% dari ibu
46

Jumlah kromosom pada zigot manusia (2n), hasil peleburan 23 dari sperma dan 23 dari ovum.

≈16.5rb

Jumlah pasang basa pada satu molekul DNA mitokondria manusia — jauh lebih kecil dari DNA inti.

Maternal

Pola pewarisan mtDNA yang dimanfaatkan untuk menelusuri garis keturunan ibu (matrilineal) dan haplogroup manusia.