[file name]: SM IPA SUROTO (lab-digital-bawang-merah).html [file content begin] Laboratorium Digital — Sel & Jaringan Epidermis Bawang Merah
Laboratorium Digital Sel & Jaringan · Allium cepa

Meja mikroskop · perbesaran 40× – 400×

Sayat, warnai, fokuskan.
Lihat sel bawang merah hidup.

Epidermis umbi lapis bawang merah adalah preparat paling jujur di kelas biologi: satu lapis sel, dinding kotak yang rapi, dan inti sel yang muncul begitu diberi safranin. Putar makrometer sampai lampu fokus menyala hijau, lalu klik titik putih untuk memberi label bagiannya.

Objektif 40× Total 400× Preparat Bawang merah Fokus kabur
Revolver objektif
12
Zat warna
Preparat di meja objek
Keterangan bagian

Belum ada bagian yang dipilih. Fokuskan bayangan, lalu klik salah satu titik putih di bidang pandang untuk membaca nama dan fungsinya.

Geser bidang pandang dengan cara menyeretnya, persis seperti menggeser meja objek.

Prosedur praktikum

Lima langkah membuat preparat basah

Urutan menentukan hasil: sayatan tipis dan penutupan tanpa gelembung adalah kunci agar sel terlihat jelas di bawah mikroskop.

  • umbi bawang merah
  • silet / cutter
  • kaca objek
  • kaca penutup
  • pipet tetes
  • air suling
  • safranin 1%
  • larutan garam 10%
  • tisu
  • mikroskop cahaya
  1. Kupas siung

    Ambil satu siung bawang merah, patahkan, lalu pilih lapisan umbi bagian dalam yang masih segar dan berwarna ungu kemerahan.

  2. Ambil epidermis

    Kelupas selaput tipis di permukaan dalam lapisan umbi memakai ujung silet. Selaput ini hanya setebal satu lapis sel.

  3. Letakkan di kaca objek

    Bentangkan sayatan supaya tidak terlipat, lalu tetesi satu tetes air suling di atasnya.

  4. Tutup tanpa gelembung

    Turunkan kaca penutup miring 45° secara perlahan agar udara terdorong keluar. Gelembung mudah tertukar dengan sel.

  5. Amati bertahap

    Mulai dari objektif 4×, temukan bidang pandang, baru naik ke 10× dan 40×. Fokus halus hanya diputar pada perbesaran besar.

Panduan praktis

Cara menggunakan mikroskop cahaya

Ikuti langkah-langkah ini untuk mendapatkan hasil pengamatan yang optimal. Setiap langkah dilengkapi ilustrasi untuk memudahkan pemahaman.

Mikroskop cahaya OKULER OBJEKTIF MEJA OBJEK CERMIN

Mikroskop cahaya dengan bagian-bagian utama: okuler, objektif, meja objek, dan cermin.

1
Meletakkan mikroskop

Letakkan mikroskop di atas meja yang datar dan stabil. Pastikan sumber cahaya (cermin/lampu) menghadap ke arah yang terang.

💡 Jauhkan dari tepi meja agar tidak terjatuh.
2
Memasang preparat

Letakkan kaca objek berisi preparat di atas meja objek. Jepit dengan penjepit agar tidak bergeser saat diamati.

🔬 Pastikan preparat berada di tengah lubang meja objek.
3
Mulai dengan perbesaran kecil

Putar revolver sehingga lensa objektif 4× atau 10× menghadap ke preparat. Perbesaran kecil memberi bidang pandang luas.

📌 Klik tombol 4× atau 10× pada mikroskop digital di atas.
4
Mengatur fokus

Putar makrometer (pemutar kasar) sambil melihat melalui okuler sampai bayangan terlihat. Lanjutkan dengan mikrometer (pemutar halus) untuk ketajaman optimal.

⚙️ Pada simulasi di atas, geser penggeser Makrometer sampai lampu fokus berwarna hijau.
5
Mengamati dan menggambar

Setelah bayangan tajam, amati struktur sel dengan saksama. Gambarlah hasil pengamatan dan beri keterangan pada bagian-bagiannya.

✏️ Gunakan lembar kerja di bagian bawah untuk mencatat hasil pengamatan.
6
Menaikkan perbesaran

Untuk melihat detail lebih jelas, putar revolver ke objektif 40× atau 100×. Gunakan hanya mikrometer (pemutar halus) saat perbesaran tinggi.

⚠️ Jangan gunakan makrometer saat perbesaran tinggi — risiko kaca objek pecah!

⚠️ Aturan keselamatan: Jangan menyentuh lensa dengan jari. Gunakan kertas lensa khusus untuk membersihkan lensa. Pastikan meja objek berada pada posisi terendah saat memasang preparat.

Anatomi satu sel

Bagian-bagian sel epidermis bawang merah

Klik bagian pada gambar untuk membaca fungsinya. Perhatikan satu hal khas: sel ini tidak memiliki kloroplas karena tidak terkena cahaya, sedangkan warna merahnya berasal dari antosianin di dalam vakuola.

vakuola · antosianin inti sel
Bagian sel

Pilih satu bagian

Gunakan klik atau tombol Tab lalu Enter pada gambar untuk memilih bagian sel. Keterangannya muncul di sini.

Catatan pengamat

Sel epidermis bawang merah berbentuk heksagonal memanjang dan tersusun rapat seperti susunan batu bata, tanpa ruang antarsel. Susunan rapat inilah ciri jaringan pelindung.

Tingkat jaringan

Epidermis: jaringan pelindung terluar

Sel-sel yang Anda amati bukan sel tunggal, melainkan sebuah jaringan — sekumpulan sel dengan bentuk dan fungsi sama. Epidermis bawang merah tersusun satu lapis, rapat, dan menjadi pertahanan pertama umbi.

  • Ciri jaringan epidermis

    Satu lapis sel, tersusun sangat rapat tanpa ruang antarsel, berbentuk kotak memanjang, umumnya tidak berkloroplas, dan dinding luarnya dapat menebal atau berlapis kutikula.

  • Fungsi

    Melindungi jaringan di bawahnya dari kekeringan, luka mekanis, dan serangan patogen; membatasi penguapan; serta menjadi jalan pertukaran zat melalui derivat seperti stomata dan trikoma.

  • Letak

    Menutupi permukaan akar, batang, daun, bunga, buah, biji, dan permukaan lapisan umbi seperti pada bawang merah.

  • Kenapa cocok dipakai praktikum

    Hanya setebal satu lapis sel sehingga cahaya mikroskop menembus sempurna, mudah dikelupas, dan intinya tampak jelas hanya dengan pewarna sederhana.

  • Bawang merah dibanding sel epitel pipi

    PembedaEpidermis bawang merahEpitel pipi manusia
    Dinding selAda, tersusun selulosaTidak ada
    Bentuk selTetap: heksagonal memanjangTidak tetap, pipih dan tepinya berlekuk
    SusunanRapat, tanpa ruang antarselMenyebar dan mudah terlepas satu sama lain
    VakuolaSatu, berukuran besar di tengahKecil dan berjumlah banyak, kadang tidak tampak
    PlastidaAda (leukoplas), tanpa kloroplasTidak ada
    Letak intiTerdesak ke tepi oleh vakuolaDi tengah sel

    Uji pemahaman

    Kuis untuk siswa SMP Kelas 8

    Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan pengamatanmu pada preparat bawang merah. Klik jawaban yang menurutmu paling tepat!

    0 / 8
    Belum ada soal yang dijawab.

    Lembar kerja

    Laporan pengamatan

    Isi kolom berikut sambil mengamati. Salin hasilnya ke dokumen tugas atau cetak langsung sebagai laporan praktikum.

    [file content end]