⚛️ Laboratorium Digital Teori Kinetik Gas ⚛️

Eksplorasi Interaktif Hukum-Hukum Gas Ideal untuk SMA

📖 Pengantar Teori Kinetik Gas

Teori Kinetik Gas menjelaskan sifat-sifat makroskopis gas (tekanan, volume, suhu) berdasarkan perilaku mikroskopis partikel-partikel gas yang bergerak acak.

🎯 Asumsi Dasar Gas Ideal

  • Gas terdiri dari partikel (molekul) yang sangat banyak
  • Partikel bergerak acak ke segala arah
  • Ukuran partikel diabaikan terhadap jarak antar partikel
  • Tidak ada gaya tarik-menarik antar partikel
  • Tumbukan antar partikel dan dengan dinding bersifat lenting sempurna
  • Hukum Newton berlaku

📊 Besaran-Besaran Penting

BesaranSimbolSatuan SI
TekananPPascal (Pa) = N/m²
VolumeVm³ (1 L = 10⁻³ m³)
Suhu mutlakTKelvin (K = °C + 273)
Jumlah molnmol
Tetapan gas umumR8,314 J/mol·K
Tetapan Boltzmannk1,38 × 10⁻²³ J/K

🧮 Persamaan Gas Ideal

PV = nRT = NkT
N = jumlah partikel | k = tetapan Boltzmann
💡 Perhatikan: Pada semua simulasi di laboratorium ini, partikel-partikel gas divisualisasikan bergerak acak. Kecepatan partikel berubah sesuai suhu, dan ruang gerak berubah sesuai volume!

🧮 Persamaan Gas Ideal

Persamaan gas ideal menghubungkan tekanan, volume, suhu, dan jumlah mol gas.

PV = nRT
P = tekanan (Pa) | V = volume (m³) | n = mol | R = 8,314 J/mol·K | T = suhu (K)

🎯 Pilih Variabel yang Ingin Dihitung

P (Tekanan) V (Volume) n (Mol) T (Suhu)

🧪 Simulasi Interaktif

Tekanan (P)-
Volume (V)-
Jumlah Mol (n)-
Suhu (T)-
Pilih variabel yang ingin dihitung dan masukkan nilai variabel lainnya

📊 Satuan yang Dapat Digunakan

VariabelSatuan SISatuan LainKonversi
Tekanan (P)Pascal (Pa)atm1 atm = 101.325 Pa
Volume (V)m³Liter (L)1 L = 10⁻³ m³
Suhu (T)Kelvin (K)Celsius (°C)K = °C + 273,15
Jumlah (n)mol--
💡 Tips: Klik variabel yang ingin dihitung, lalu masukkan nilai 3 variabel lainnya. Animasi partikel akan menyesuaikan dengan parameter yang Anda masukkan!

🎈 Hukum Boyle (Proses Isotermal)

Pada suhu tetap, tekanan gas berbanding terbalik dengan volumenya.

P · V = konstan
P₁ · V₁ = P₂ · V₂

🧪 Simulasi Interaktif

5,0 L
Tekanan (P)1,00 atm
Volume (V)5,0 L
P × V5,00
Suhu (T)Konstan
Geser slider untuk mengubah volume
💡 Contoh aplikasi: Pompa sepeda, suntikan, proses pernapasan (inspirasi-ekspirasi).

🌡️ Hukum Charles (Proses Isobarik)

Pada tekanan tetap, volume gas berbanding lurus dengan suhu mutlaknya.

V / T = konstan
V₁ / T₁ = V₂ / T₂

🧪 Simulasi Interaktif

300 K
Volume (V)5,0 L
Suhu (T)300 K
V / T0,0167
Tekanan (P)Konstan
Geser slider untuk mengubah suhu
💡 Contoh aplikasi: Balon yang mengembang saat dipanaskan, ban kendaraan yang mengeras saat siang panas.

💥 Hukum Gay-Lussac (Proses Isokhorik)

Pada volume tetap, tekanan gas berbanding lurus dengan suhu mutlaknya.

P / T = konstan
P₁ / T₁ = P₂ / T₂

🧪 Simulasi Interaktif

300 K
Tekanan (P)1,00 atm
Suhu (T)300 K
P / T0,0033
Volume (V)Konstan
Geser slider untuk mengubah suhu
💡 Contoh aplikasi: Panci presto, kaleng aerosol yang meledak jika dipanaskan, ban yang meletus di siang hari.

🔬 Hukum Boyle-Gay Lussac (Proses Umum)

Menggabungkan ketiga hukum gas: tekanan, volume, dan suhu dapat berubah bersamaan.

P · V / T = konstan
(P₁ · V₁) / T₁ = (P₂ · V₂) / T₂

🧪 Simulasi Interaktif

📥 Keadaan Awal

📤 Keadaan Akhir (ubah 2, hitung 1)


Keadaan 1P=1, V=5, T=300
Keadaan 2P=2, V=?, T=400
PV/T0,0167
Masukkan nilai dan klik Hitung

⚡ Kecepatan Efektif Gas (vrms)

Kecepatan efektif (root mean square) adalah kecepatan rata-rata kuadrat partikel gas.

vrms = √(3RT/M) = √(3kT/m)
R = 8,314 J/mol·K | M = massa molar (kg/mol) | k = 1,38×10⁻²³ J/K

🧪 Simulasi Interaktif

300 K

Suhu (T)300 K
Massa Molar28 g/mol
vrms517 m/s
Energi Kinetik6,21×10⁻²¹ J
vrms = √(3RT/M) = √(3 × 8,314 × 300 / 0,028)
= 517 m/s
💡 Perhatikan: Semakin tinggi suhu, partikel bergerak semakin cepat. Semakin ringan massa molar gas, semakin cepat kecepatannya pada suhu yang sama.

🔥 Energi Dalam Gas (U)

Energi dalam adalah total energi kinetik semua partikel gas.

U = N · Ek = (f/2) · N · k · T = (f/2) · n · R · T
f = derajat kebebasan | N = jumlah partikel | n = jumlah mol

📊 Derajat Kebebasan (f)

Jenis GasfContoh
Monoatomik3He, Ne, Ar
Diatomik suhu rendah5N₂, O₂ (T < 100 K)
Diatomik suhu sedang6N₂, O₂ (100-1000 K)
Diatomik suhu tinggi7N₂, O₂ (T > 1000 K)

🧪 Simulasi Interaktif

300 K
2,0 mol

Suhu (T)300 K
Jumlah mol (n)2,0 mol
Derajat Kebebasanf = 6
Energi Dalam (U)14.965 J
U = (f/2) · n · R · T = (6/2) × 2 × 8,314 × 300
= 14.965,2 J